12 Jenis Kambing Aqiqah Dan Qurban Di Indonesia

12 Jenis Kambing Aqiqah dan Qurban

Kali ini Podomoro Aqiqah Jogja Akan membahas 12 jenis kambing aqiqah dan qurban. Biasanya jenis kambing ini sudah lumrah digunakan oleh kebanyakan warga indonesia untuk menyelenggarakan acara aqiqah anak atau hewan untuk qurban di hari raya Idul Adha.

Diperkirakan di dunia ini terdapat 300 ras kambing yang tersebar di daerah tropis maupun subtropis. Kambing-kambing tersebut dikelompokkan berdasarkan daerah penyebaran, produktivitas, karakteristik, dan potensinya.

Kambing yang cocok untuk bisnis kuliner yaitu kambing yang biaya perawatannya murah namun dapat memberikan keuntungan yang melimpah. Namun untuk kambing aqiqah dan ibadah qurban, pilihlah kambing yang memiliki badan besar atau kambing pedaging.

Melayani Pemesanan Aqiqah Di Bantul Jogja, Klik Saja

Berikut ini beberapa jenis kambing aqiqah dan qurban yang ada di Indonesia:

1. Kambing Kacang

kambing aqiqah

Di Indonesia banyak sekali ras kambing yang dikembangkan. Dan yang pertama kali dikembangkan yaitu kambing kacang yang merupakan ras unggulan. Kambing yang memiliki daya adaptasi tinggi dan kuat terhadap perubahan cuaca ini merupakan kambing lokal Indonesia. Selain itu, kambing kacang juga daya reproduksinya sangat tinggi. Sehingga sangat direkomendasikan untuk kamu yang ingin berternak kambing. Kambing kacang merupakan tipe kambing pedaging, jantan maupun betinanya.

Ciri-ciri:

  • Memiliki kepala kecil dan ringan dengan tubuh yang relatif kecil.
  • Bulu pendek dan lurus di telinga tegaknya.
  • Warna kambing kacang umumnya berwarna tunggal, hitam, putih, coklat atau kombinasi dari ketiga warna tersebut.
  • Jantan dan betina memiliki dua tanduk pendek.
  • Tubuh kambing kacang jantan dewasa mencapai 30kg, sedangkan yang betina 25kg.
  • Tinggi mencapai 60-65cm untuk yang jantan, dan 56 cm untuk yang betina.
  • Berbulu pendek di seluruh tubuhnya kecuali ekor dan dagu. Kambing jantan tumbuh bulu panjang di pundak, sepanjang garis leher pantat, dan punggung hingga ekor.

Mencari Jasa Aqiqah Di Magelang? Klik Disini

2. Kambing Etawa

jenis kambing aqiqah

Ketika mendengar kata “etawa” maka kita akan langsung teringat akan mahalnya jenis kambing ini dan  kepada susu kambing. Ya, memang susu kambing yang beredar di negeri ini merupakan susu kambing etawa. Namun, kambing etawa juga dagingnya dapat dimanfaatkan sebagaimana kambing pedaging lainnya.

Ciri-ciri:

  • Tubuh kambing etawa besar dengan tinggi 90-127cm untuk yang jantan. Sedangkan yang betina hanya mencapai 92cm.
  • Bobot tubuh kambing etawa jantan mencapai 91kg. Untuk kambing etawa betina mencapai 63kg.
  • Telinganya terkulai (tidak tegak) dan panjang.
  • Dahi dan hidungnya cembung.
  • Bertanduk pendek, yang jantan maupun yang betina.
  • Susu yang dihasilkan mencapai tiga liter setiap harinya.

Baca Juga Syariat Aqiqah

3. Kambing Boer

jenis kambing aqiqah

Asal kambing Boer yaitu dari Afrika Selatan. Selah ter-registrasi lebih dari 65 tahun. “BOER” memiliki arti petani. Dengan pertumbuhannya sangat cepat, kambing Boer merupakan kambing pedaging sesungguhnya.

Berat 35–45 kg dapat dicapai kambing boer pada usia lima hingga enam bulan. Rata-rata pertambahan berat badan sekitar 0,02 – 0,04 kg per hari. Semua ini tergantung pada jumlah susu dari induk dan pakan sehari-harinya. Pada umur 2-3 tahun, kambing Boer jantan memiliki berat badan 120 – 150 kg, sedangkan Betina dewasa akan mempunyai berat 80 – 90 kg pada umur yang sama. Boer betina maupun jantan keduanya bertanduk.
Persentase daging pada karkas kambing Boer mencapai 40% – 50% dari berat tubuhnya. Jauh lebih tinggi jika dibandingkan dengan kambing perah lokal.

Kambing Boer dapat dikenali dengan mudah dari tubuhnya yang panjang, lebar, berbulu putih, berkepala warna coklat kemerahan atau coklat muda hingga coklat tua, berhidung cembung, bertelinga panjang menggantung, berkaki pendek. Beberapa kambing Boer di wajahnya memiliki garis putih ke bawah. Kulitnya berwarna coklat dan dapat melindungi dirinya dari kanker kulit akibat ultraviolet dari sinar matahari langsung. Kambing ini sangat suka berjemur di siang hari.

Kambing Boer dapat bertahan hidup pada suhu lingkungan yang ekstrim. Dari suhu yang sangat dingin (-25 derajat celcius) hingga suhu yang sangat panas (43 derajat celcius). Kambing boer sangat mudah beradaptasi dengan perubahan suhu lingkungan. Mereka dapat hidup di kawasan semak belukar, lereng gunung yang berbatu atau di padang rumput dan tahan terhadap penyakit. Secara alamiah kambing boer adalah hewan yang suka meramban sehingga lebih menyukai daun-daunan, tanaman semak daripada rumput.

Demikian pembahasan beberapa jenis kambing aqiqah dan qurban dari Podomoro Aqiqah Jogja kali ini, artikel tentang jenis kambing aqiqah dan qurban ini terbagi kepada tiga episode, jadi nantikan kelanjutan dari artikel ini.

Baca Selanjutnya Cara Beternak Kambing


Podomoro Aqiqah
Alamat: Gang Kinanti, Barek, Sleman Yogyakarta
Kandang: Dsn. Sabrang Wetan, Wukirsari, Kec. Cangkringan, Kab. Sleman Yogyakarta
Telepon: – 0896 6795 9628 (tri) – 0859 4654 0328 (isat) – 0857 1956 4804 (xl) – 0812 1827 5248 (tsel)

Cara Beternak Kambing Aqiqah Yogyakarta
12 Jenis Kambing Aqiqah Dan Qurban Bagian 2